Blog Ping Tool

Sabtu, 24 November 2012

BREAKING DAWN Kembali Menghipnotis Para Remaja



Memang sejak awal munculnya film Breaking Dawn ini, reaksi yang timbul dari para remaja sangatlah positif terhadap film ini. Bahkan mereka bisa sampai tergila-gila oleh film ini. Ini kembali terbukti ketika pelirisan film Breaking Dawn Part 2 yang lalu, tepatnya pada tanggal 16 November 2012.  Sejak tanggal itulah, bioskop mulai dipadati oleh para remaja. Film dari Bill Condon, yang diproduseri oleh Stephanie Meyer, Karen Rosenfelt, dan Wyck Godfey ini mampu menghipnotis para remaja Indonesia, dengan pemainnya Robert Pattinson, Kristen Stewart, Taylor Lautner, Dakota Fanning, karena isi cerita film yang bertemakan keromantisan. Mengapa film mampu menghipnotis para remaja? Karena isi dan tema cerita dalam film begitu bersahabat dengan para remaja, khususnya tentang keromantisan.
Dalam film Breaking Dawn Part 1 sebelumnya, sengaja dibuat agar para penonton penasaran akan apa kelanjutan dari film ini, sehingga film Breaking Dawn Part 2 lah yang sudah dinanti-nanti sejak lama oleh para penggemar film ini, langsung menyaksikan film ini di bioskop-bioskop yang ada. Jika pada pada akhir cerita Breaking Dawn Part 1, diceritakan Bella yang dalam kondisi lemah karena hamil akhirnya meninggal setelah melahirkan. Edward kemudian menggigit Bella untuk melindunginya sekaligus mengubah Bella menjadi vampire. Akhirnya Bella hidup kembali dengan mata merah menunjukan bahwa Bella sudah menjadi vampir. Tentunya para penggemar film ini bertanya-tanya apa yang akan terjadi dengan Bella dan kandungannya nanti? Dengan dilirisnya Breaking Dawn Part 2 inilah rasa penasaran para penggemarnya dapat terjawab.
Dalam Breaking Dawn Part 2 bercerita setelah lahirnya anak perempuan Bella, Renesmee. Ketika Irina melihat Renesmee, Irina yakin Renesmee merupakan “immortal child”, anak yang seharusnya tidak ada di dunia karena immortal child tidak bisa di kontrol dan menyalahi hukum Volturi (Petinggi clan vampir). Mengetahui hal itu, Volturi ingin membunuh Renesmee dan seluruh clan Cullen. Keluarga Cullen pun mengumpulkan seluruh vampir di dunia untuk menjadi saksi dan membuktikan bahwa Renessme bukan immortal child.
Tentu saja para remaja yang menjadi penggemar film ini rela mengorbankan uang mereka berapapun untuk menonton film yang diliris baru-baru ini. Sehingga hal ini memberikan banyak keuntungan dari bioskop-bioskop di Indonesia. Bahkan di hari penayangan film ini untuk pertama kali di Indonesia, antrian pembelian tiket pun begitu terlihat, tidak seperti di hari-hari biasanya, dan isi tempat pertunjukan pun secara cepat dipenuhi oleh orang-orang yang penasaran ingin melihat apa kelanjutan film Breaking Dawn ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar