Blog Ping Tool

Selasa, 20 November 2012

KPK Harus Memakai Topeng



KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) adalah sebuah badan yang berdiri dengan tujuan utama adalah agar bisa memberantas korupsi di Indonesia. Tetapi apakah dengan badan ini berdiri hingga sekarang, korupsi sudah bisa diberantas? Tentu saja belum, karena faktanya berita tentang korupsi di Indonesia sekarang semakin memanas. Apalagi ada pihak-pihak tertentu yang semakin hari semakin bertambah keterlibatannya dengan masalah korupsi. Inilah yang perlu dikritik lagi dari kerja KPK sekarang, apakah sudah sesuai dan akan terus begini? Atau apakah perlu suatu perubahan?
Indonesia memang sekarang sudah menjadi salah satu negara terkorup di dunia, karena tentu saja banyak pihak-pihak tertentu yang memegang peranan penting dalam pemerintahan, belum dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan jujur. Memang Indonesia mungkin belum bisa seperti Negara China. Jika di China, seorang kaisar yaitu sebagai kepala negaranya mengeluarkan aturan bahwa setiap siapa saja yang melakukan korupsi di negaranya, akan ada satu peti mati untuknya, dan telah disiapkan juga satu peti mati bagi kaisar itu sendiri jika dia nantinya melakukan korupsi. Ini berarti siapa saja yang melakukan korupsi di China, akan langsung dihukum mati. Mungkin di Indonesia belum bisa diterapkan sistem seperti di China, karena banyaknya pertimbangan mengenai UUD, kaidah agama, dan mengenai hak asasi manusia di Indonesia. Satu-satunya solusi yang baru ada di Indonesia ini adalah dengan adanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang bekerja sama dengan POLRI. Untuk itulah, karena ini merupakan satu-satunya badan yang bekerja mengatasi masalah korupsi, maka seharusnya kerja dari KPK inilah yang perlu dioptimalkan.
Jika kita lihat di berbagai media sekarang, nama KPK hampir selalu muncul ketika berkaitang dengan kasus korupsi. Tapi apakah dengan adanya nama KPK tersebut sudah membuktikan bahwa KPK sudah bekerja maksimal? Tentu saja tidak, bahkan di mata masyarakat, KPK belum mampu menjalankan tugasnya sebagai badan pemberantas korupsi dengan baik. Bahkan, bukan tak jarang, banyak yang mengecam bahwa KPK hanyalah suatu badan yang kosong, karena ada atau tidaknya KPK, korupsi tetap saja terjadi. Itulah pentingnya perbaikan sistem KPK sekarang ini menyangkut tentang kerjanya sebagai lembaga pemberantas korupsi. 
KPK harus memakai topeng, mengapa? Melihat banyaknya berita yang berkaitan dengan KPK dan korupsi, pertanyaannya mengapa berita tentang KPK itu bisa selalu dimuat, padahal kerja dari KPK itu sendiri belum mendapatkan hasil? Karena KPK tidak memiliki topeng. Kerja KPK terlalu terbuka untuk umum, sehingga akan lebih banyak lagi permasalahan yang lain yang akan muncul. Misalnya, banyaknya kritik tentang KPK dari masyarakat umum, adanya konflik internal sendiri dari KPK, dan lebih bahayanya lagi para koruptor akan lebih siaga lagi dalam menghadapi KPK, karena kerja KPK yang terlalu terbuka. KPK seharusnya memakai topeng, maksudnya adalah kerja KPK lebih seperti intelijen, jadi kerja KPK bisa lebih tertutup, dan permasalahan lain yang sering muncul disertai dengan pemikiran buruk masyarakat mengenai KPK tidak akan lagi terjadi. Sistem KPK seperti ini dapat terlaksana, misalnya dengan meletakkan orang-orang dari KPK atau orang-orang sendiri dalam suatu badan pemerintahan yang rentan akan kasus korupsi yang bisa dipercaya. Jadi kerja KPK disini tidak akan dapat terbaca dengan mudah, dan lebih efektif. Orang-orang yang dimaksud adalah sebagai mata-mata dari KPK dalam setiap badan pemerintahan, yang tidak diketahui oleh siapapun dan bisa menjaga identitas dirinya untuk tidak dianggap sebagai mata-mata KPK. Sehingga berita tentang KPK pun tidak terus-menerus dipublikasikan tanpa ada hasil yang jelas. Jika KPK lebih bisa menggunakan topengnya disini, maka hanya akan kerja KPK yang benar-benar mencapai tujuannyalah untuk menangkap para koruptor yang bisa dipublikasikan dalam berita. Banyak keuntungan yang bisa diambil dari sistem seperti ini seperti nama KPK itu sendiri lebih baik, kerja KPK lebih maksimal, tidak adanya pemikiran buruk dari masyarakat umum mengenai KPK, dan pastinya para koruptor susah untuk mengantisipasi kerja KPK, sehingga lebih takut untuk melakukan korupsi, hingga secara berangsur-angsur bisa mencapai tujuan utama dari KPK yaitu untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar