Blog Ping Tool

Kamis, 06 Desember 2012

Belajar Hidup dari Seorang Dicky Chandra

     Siapa yang sangka seorang public figure yang berkecimpung di dunia entertainment dan mantan Wakil Bupati Garut ini dulunya pernah bekerja sebagai seorang bodyguard dan seorang pengamen? Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 12 Mei 1974 ini memang dikenal dengan sikap dan karakternya yang sangat baik, ramah dan selalu mampu membawa suasana ke dalam hal-hal yang menyenangkan. Dengan perawakannya yang mampu membuat orang tertawa pun, Dicky Chandra memang dinilai sosok yang mampu menghibur orang-orang yang ada di sekitarnya. Tak hanya itu, disamping memiliki perawakan yang mampu menghibur, ia juga memiliki jiwa yang penuh wibawa, terbukti ketika ia pernah menjadi seorang Wakil Bupati dulunya.
    Awalnya Dicky mencoba untuk membawa dirinya memasuki ke dunia entertainment dengan menjadi coverboy majalah Mode. Itulah awal kariernya sebelum menjadi seorang aktor sinetron yang cukup terkenal. Karena telah mampu menjadi coverboy majalah, ia pun mencoba peruntungan dengan merilis album berjudul Boleh Nggak, tetapi tidak sesuai seperti harapan Dicky Chandra ini, dan akhirnya setelah mencoba untuk berkecimpung di dunia sinetron, ia pun mampu menjadi seorang aktor yang cukup dikenal dengan bakat aktingnya di dunia sinetron. Kemampuan aktingnya yang begitu melekat dalam dirinya telah mampu membuat Dicky menjadi aktor dari berbagai film di Indonesia. Dicky pun akhirnya menemukan jodohnya, Rani Permata (mantan pemain sinetron), dan kemudian menikahinya. Dari perkawinan ini mereka mempunyai tiga anak. Ia pun selalu mengedepankan keutamaan pendidikan agama kepada anggota keluarganya.
    Di samping telah mampu berkecimpung di dunia entertainmen, akhirnya Dicky mencoba untuk memasuki dunia politik. Pada tahun 2008 Dicky mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Garut mendampingi calon bupati Aceng Fikri sebagai wakil kelompok independen. Setelah melalui dua putaran pemilihan akhirnya Aceng-Diky terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Garut untuk periode 2009-2014. Sayangnya, karir politik yang dijalaninya tak berlangsung lama. Pada 5 Desember 2011, Dicky resmi melepas jabatan sebagai Wakil Bupati Garut lantaran sering mengalami silang pendapat dengan sang Bupati.
    Tetapi dengan mampunya ia memasuki dunia entertainmen dan juga dunia politik serta telah mampu mendapat seorang pendamping hidupnya, tentu saja ini merupakan suatu kesuksesan yang cukup besar bagi seorang Dicky Chandra. Karena sebelum ia mampu menjadi seperti ini, ia pun pernah menjadi seorang bodyguard atau pengawal pribadi seseorang. Dengan postur tubuh yang besar, itulah yang membawa seorang Dicky Chandra untuk melamar sebagai seorang bodyguard. Pengakuan ini dikatakan secara langsung oleh Dicky Chanda dalam sebuah acara di sebuah stasiun TV Nasional, Rabu 5 Desember 2012. Selain itu ia pun pernah menjadi pengamen juga sebelumnya demi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inilah yang patut kita pelajari dari kehidupan seorang Dicky Chandra yang terus mencoba hal-hal positif untuk mencapai kesuksesannya tanpa kenal lelah ataupun menyerah.
    Sikap yang patut dicontoh dari seorang Dicky Chandra pun tidak hanya akan usaha dalam mencapai kesuksesannya. Karena tekad yang kuat untuk mengembangkan Garut, yang sebelumnya ia pernah pimpin sebagai Wakil Bupati, banyak produk-produk asal Garut yang dia sendiri yang menjadi bintang iklannya. "Di Garut, banyak terdapat poster-poster Dicky Chandra dengan berbagai produk, tapi sepeser pun saya tidak dibayar", katanya dalam sebuah acara televisi di Indonesia. "Ini pun seharusnya patut dilakukan oleh kalangan artis dan public figure untuk mengembangkan daerahnya masing-masing, karena mengapa Cina dan Korea bisa maju? Karena mereka sangat mencintai budaya mereka sendiri." Itulah pernyataan seorang Dicky Chandra yang begitu tulusnya untuk mampu mengembangkan berbagai karya asli produksi Kabupaten Garut tanpa dibayar satu rupiah pun. Jika saja semua artis dan public figure mampu seperti seorang Dicky Chandra untuk mengembangkan daerahnya masing-masing, mungkin karya-karya asli dari berbagai daerah di Indonesia bisa lebih maju lagi.

11 komentar:

  1. memang hebat orang ini,,, multitalent heheh

    BalasHapus
  2. Sederhana, bijak dan berwibawa....mudah2an warga Garut akan kembali meminta beliau untuk menjadi pemimpinya kelak....

    BalasHapus
  3. Namanya juga aktor..politikus.. Bisa segala hal.. X aja si aceng kebongkar boroknya ada andil si aktor lho..

    BalasHapus
  4. Harta dan jabatan hanya titipan dan sifatnya ga kekal mungkin itu motipasinya yg ingin melestarikan budaya sendiri walaupun tanpa dibayar org spti ini layak jd pemimpin bangsa dan sangat langka

    BalasHapus
  5. Manusia spt beliau memang sangat langka harta dan jabatan sifatnya sementara. Beliau tau dan faham sehingga beliau rela melestarikan budaya tanpa dibayar sekalipun karena banyak pemimpin di negri ini hanya mengejar harta dan mempertahankan jabatan tak peduli budaya apalagi lingkungan maka dari itu beliau layak menjadi pemimpin negri ini

    BalasHapus
  6. Maju perut pantat mundur

    BalasHapus